Archive for January, 2011

January
12
2011

Revitalisasi THP Kenjeran dan THR Surabaya

Penampilan Kota Surabaya memiliki banyak perubahan. Semenjak adanya Sparkling Surabaya, hal ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Surabaya untuk membenahi wajah kota Surabaya, salah satunya dari segi kebudayaan dan  kepariwisataan. Adanya festival budaya, festival kuliner, taman kota, dan lain-lain di kota Surabaya menimbulkan banyak minat wisatawan, baik wisatawan dari Surabaya sendiri, maupun dari luar Surabaya.

Rencana Pemerintah Kota Surabaya yang akan merevitalisasi atau menggiatkan kembali dua tempat wisata yang selama ini kurang diminati pengunjung, yakni Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran dan Taman Hiburan Rakyat (THR) patut untuk diapresiasi. Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya merencanakan THP Kenjeran nantinya akan diubah seperti Dunia Fantasi (Dufan) atau Pantai Ria Ancol di Jakarta, sedangkan THR akan dijadikan kampung seni yang juga meniru Taman Ismail Marzuki (Harian Surya, 8/8/2010).

Untuk membiayai pembangunan dua tempat wisata yaitu THP Kenjeran dan Taman Hiburan Rakyat, rencananya Pemerintah Kota Surabaya tidak mengeluarkan uang seperser pun untuk revitalisasi ini sebab ada investor yang mau mengerjakan revitalisasi pada dua tempat wisata tersebut. Namun Pemkot juga perlu untuk mempertimbangkan cara-cara lain untuk membiayai revitalisasi kedua tempat tersebut sehingga tidak hanya bergantung pada investor saja. Misalnya pembiayaan pembangunan THP Kenjeran bisa dengan cara kerjasama dengan warga setempat untuk membangun dan mengelola THP Kenjeran. Dengan melibatkan masyarakat sekitar, masyarakat akan turut andil dalam pemeliharaan pantai Kenjeran dan pengelolaan THP Kenjeran dapat menjadi salah satu penarik untuk lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Untuk pengelola THP yang sekarang juga dapat memberdayakan masyarakat sekitar dalam memajukan THP Kenjeran.

Sedangkan untuk THR Surabaya, tempat ini sangat memberikan hiburan bagi masyarakat Surabaya, khususnya bagi masyarakat menengah. Apalagi tempat ini juga merupakan tempat festival budaya dimana anak-anak kecil akan senang untuk unjuk kebolehan yang diadakan sekolah mereka di tempat ini. Meskipun saat ini banyak mall dibangun untuk memberikan hiburan, namun peranan THR sebagai Taman Hiburan Rakyat belum bisa tergantikan oleh tempat hiburan manapun. Rencana Pemkot untuk merevitalisasi THR diharapkan menjadi penarik bagi wisatawan untuk menikmati Surabaya. Oleh karena itu, pemerintah kota bisa memberikan insentif untuk pengelola THR, misalnya pajak bangunan yang rendah.

Dua tempat wisata tersebut merupakan common goods bagi warga Surabaya.sehingga perlu perhatian khusus untuk merevitalisasi dan menjadikan tujuan wisata yang baru, khususnya bagi masyarakat Surabaya sendiri, maupun wisatawan lain dari luar Surabaya.

January
10
2011

Bolos

Ini minggu terakhir kuliah, biasanya kalo udah kayak gini, anak2 pada males dateng kampus. Soalnya biasanya gak ngapa2in (bagi yang tugas2nya uda kelar), tapi bagi yg tugasnya belum kelar, ya biasanya juga gak dateng kampus dengan alasan ngerjain tugas! Oh man! Podo wae! :D

The same as them, aku juga ngalami hal yang sama.

1.       Tugasku uda kelar.

2.       Tugasku juga belum kelar

Dengan 2 kondisi itu, hari ini aku “berencana” untuk gak kuliah. Alasannya sih simple:

1.       Kuliah hari ini cuma presentasi. Kelompokku udah kelar presentasi minggu kemaren. Makalah juga gak bisa di revisi. Done.

2.       Karena kuliah hari ini cuma presentasi, bisa dipastikan bakal geje (gak ngapa2in, gak ngajuin pertanyaan, sibuk dgn laptop masing2)

3.       Ada tugas besar (which is SKSnya juga lebih gede 2x lipat daripada kuliah hari ini) yang perlu direvisi dan diperbaiki.

1 jam sebelum kuliah di mulai, aku masih ada di rumah, pake kaos oblong bau yg aku pake buat tidur selamem sama celana kolor. Uda gitu malah nongkrongin laptop buat chatting. Gak chatting doing sih, ngerevisi tugas studio juga. Cuma bingung apa lagi ya yg mau di revisi..

Jadilah siang itu aku chattingan sama mas Danu.

Di tengah2 chat, Tuhan tiba2 ngingetin aku. Hayo.. katanya gak mau males.. tapi bisikan itu aku gak nggubris, malah nanya ke mas Danu:

(more…)

January
9
2011

Relationship

Akhir-akhir ini aku jadi sering banget baca blog orang. Kalo buka laptop, nyambung internet, pasti website yg dibuka kedua setelah Facebook adalah blog. Blog-blog ini punya cerita yg sama: marriage, wedding, single, relationship, woman, ect. Whatt?? Mau nikah, bu??

Nope.

Tapi jujur aku bersyukur bisa ketemu blog-blog ini dan belajar banyak hal dari mereka. Sekalipun belum berencana untuk merid, tapi perlu sekali untuk tahu dan paham ttg hal-hal seperti ini. Dari sisi Firman Tuhan juga tentunya. Makanya aku selektif banget untuk bahan bacaanku soal relationship ini. Dan seneng bisa nemu blog yg seperti itu. Sampe agak nyesel juga, kenapa kok gak dari dulu-dulu sih ketemunya? Hahahaha..

Blog ini emang ditulis oleh cewek-cewek yg udah pada merid. Tapiii.. apa yang mereka tulis bukanlah sesuatu ttg beda cewek sama cowok, apa yang harus dilakukan menjelang pernikahan, dsb. Iya, mereka tulis hal-hal itu, tapi dari sisi Firman Tuhan. Duh senengnya..

Selama ini aku emang udah sering dapet pengajaran dari gireja (so blessed with my church! I love my church so much!), tapi karena yang bahas sebagian besar cowok (pendetanya kan cowok..), dan sejujurnya juga aku GAK TAU kehidupan pribadi mereka yang sebenernya ttg relationship, marriage mereka, dll, jadi apa yang aku tangkap pembahasan mereka ttg Firman Tuhan ya sekedar Tuhanlah pusatnya.

Gak.. gak salah kok. Justru itu sangat bener sekalii!! Dari dulu aku menanamkan prinsip pada diriku, JANGAN BERANI2 PACARAN ATAU BERKOMITMEN KALO GAK YAKIN KITA SANGGUP BAYAR HARGA! Dan untuk bayar harga itu menurutku gak bisa dimulai setelah kita berkomitmen. Justru SEBELUM kita memutuskan berkomitmen itulah waktunya kita untuk fokus pada diri kita untuk mengeksplore SEMUA yang ada dalam hidup kita, untuk mengasah karakter kita, sebegai seorang SINGLE. Soal ini, bisa baca blogku: http://yaye.pramsite.com/i-proud-to-be-single

Balik lagi ke blognya.

Jadi cewek2 disini saling share, apa aja yg mereka dapatkan dari Tuhan soal masa2 single mereka, gimana mereka memilih pasangan mereka, gimana Tuhan nunjukkan keajaibanNya lewat wedding mereka, gimana ribetnya persiapan nikah, gimana merid itu suatu keputusan BUESAR untuk pembentukan karakter kita, dsb. Apalagi, dari sisi cewek! Wuaahh.. cewek mana sih yg gak kesengsem begitu baca ini.. :)

Aku baca blog2 ini aja juga jadi berandai2, kalo ntar udah merid, pengen bikin blog berdua juga, dimana isinya ttg perjalanan kita (calonku & aku) sm our lovely Father, Jesus :)

Tapi walopun aku bersyukur ketemu blog ini, dan isinya bener2 memberkati aku, Tuhan tetep sempet tegur aku di tengah-tengah baca.

“Ye, kok kamu jadi jarang gali Firman akhir-akhir ini?”

Iya ya, Tuhan.. Emang akhir-akhir ini aku jarang gali Firman. Baca Firman pasti. Tapi untuk merenungkan, menggali, sampe bikin list pertanyaan2 yg bikin aku jadi pusing sendiri (gak juga sih, kadang kalo share juga dapet pencerahan :D ), uda jarang aku lakukan.

Then, malem ini aku bertobat & lahirlah notes ini :D

Oya, aku share juga blog2 yang aku baca, sapa tau temen2 juga jadi terberkati. Gak khusus cewek kok, cowok juga perlu untuk baca :) Tapi khusus 18 tahun ++ lho yaa…

http://hanshinta1.blogspot.com/

http://mikeloveslia.blogspot.com/

http://www.facebook.com/notes.php?id=336521874821

God bless!